HEALING SENTENCES & PRAYER #2

Photo by Pixabay on Pexels.com

Wisdom can fulfill all of our deepest desire,
completely and satisfyingly.
Knowledge can satisfy all of our deepest longing,
completely and beautifully.
Kindness can comfort all of our deepest sorrow,
completely and skilfully.

Truth is always gentle,
kind, sweet, and
encouraging.

There is nothing lie can give,
but pain.
There is nothing Truth can give,
but freedom.
This is Eternal Law.

The only way to perfectly satisfy
desire, longing, and craving,
is through
it’s extinction.

Everything in this entire Universe,
whether beautiful or ugly,
only has one purpose, only has one function,

to inspire us, to become better and better,
never bitter.

In this entire Universe,
Nothing gentler, nothing kinder,
nothing brighter,
Nothing more powerful,
Than an open heart.

Intention to influence the result,
by putting most effort in the result,
called as violence.

Intention to influence the result,
by putting most effort in the cause,
called as gentleness, kindness,
art, and
beauty.

Everytime,
When we choose to allow weakness
to be transformed into strength,

without resorting, without taking refuge
in violence,
We will always, my friend,
inevitably,
come face to face with
The Real Power.

When you allow yourself to shine,
You give the permission for others to do so.
And,

Most of the time,
everything we need to be able to shine is,
an allowance.

Among all things that can arise in human heart,

Nothing greater than love.
And,
There is no Love greater than Wisdom.

The Search, part of the Answer.
The Journey, part of the Destination.

No any single effort,
no any single struggle
for Utmost Liberation,
ever wasted.

By the power of the utterance, recollection,
faith, veneration, and respect toward these Truths,

By the power of All Merit, All Parami,
All Buddha, All Dhamma,
All Paccekabuddha, All Sangha,
All Beneficial Niyama,

May I, may you, may all beings in the entire Universe,
Eternally enjoy The Complete Freedom from

all thorn, all poison, all rigid shell, all horn, all claw and fang,

May I, may you, may all beings in the entire Universe,
Eternally enjoy The Complete Freedom from

all thorn, all poison, all rigid shell, all horn, all claw and fang,

May all,
Eternally enjoy The Complete Freedom from

all danger, all disease, all pain, all harmful force,

all disaster and obstacles,

May all,
Eternally enjoy The Complete Freedom from

all fever, all longing, all desire, all sorrow, all sadness,

all depression and apathy,

May all,
Eternally enjoy The Complete Freedom from

all greed, all pride, all wrong view, all anger, all violence,

all remorse and regret,

May all,
Eternally enjoy The Complete Freedom from

all hopelessness, all helplessness, all loneliness, all bitterness,

all darkness and cruelty,

May all,
Eternally enjoy The Complete Freedom from

all laziness, all heaviness, all timidity, all doubt, all fear,

all desperation and frustration,

May all,
Eternally enjoy The Complete Freedom from

all anxiety, all worry, all confusion, all ignorance,

all stagnancy, all lamentation, and tears.

May I, may you, may all beings in the entire Universe,
Eternally, shine gently, courageously, perfectly,

continuously and effortlessly,

May all,
Eternally well-protected in

Perfect Atmosphere of Healing Kindness,

dwell in Perfect Atmosphere of Transformative Wisdom,

Without break, without lapse, without rift, without gap
from now on,

until the enjoyment of Arahantship

as soon as possible, as comfort as possible,

in this very moment,

Now.

May all Blessings, eternally, Be.


Kebijaksanaan,
mampu memenuhi seluruh hasrat terdalam kita,
dengan memuaskan dan sempurna.

Kebaikan Hati,
mampu menghibur seluruh kesedihan terdalam kita,
dengan mahir dan sempurna.

Kebenaran, selalu lembut, baik, manis, dan menyemangati hati.

Tiada apapun,
yang mampu kebohongan berikan,
selain,
rasa sakit.

Tiada apapun,
yang mampu Kebenaran berikan,
selain,
Kebebasan.

Ini adalah Hukum Abadi.

Satu-satunya cara,
untuk memuaskan sepenuhnya,
hasrat, kerinduan, dan kehausan,
adalah melalui,
Pemadamannya.

Segala sesuatu di seluruh Semesta Raya ini,
baik yang indah maupun buruk,
hanya memiliki satu tujuan,
hanya memiliki satu fungsi,

untuk menginspirasi kita,
tumbuh menjadi lebih baik dan lebih baik,
tidak pernah sebaliknya.

Di seluruh Semesta Raya ini,
Tiada, tiada yang lebih lembut,
tiada yang lebih baik,
tiada yang lebih berkekuatan,
dibandingkan dengan,
hati yang terbuka lapang.

Niat untuk mempengaruhi hasil akhir,
dengan menanamkan sebagian besar upaya pada hasil akhir,
disebut kekerasan.

Niat untuk mempengaruhi hasil akhir,
dengan menanamkan sebagian besar upaya pada sebab,
disebut kelembutan, kebaikan,
seni, dan
keindahan.

Selalu,
Ketika kita memilih untuk mengizinkan kelemahan,
terubah menjadi kekuatan,
tanpa berpihak, tanpa berlindung pada kekerasan,

Kita akan selalu, Sahabat,
tanpa dapat terelakkan,
tiba, berhadapan langsung dengan,
Kekuatan Sejati.

Ketika engkau mengizinkan dirimu untuk bersinar,
engkau juga mengizinkan yang lain untuk bercahaya.
Karena,
Sering kali,
apa yang kita perlukan untuk dapat bersinar adalah,
sebuah pengizinan.

Di antara segala hal yang dapat terbit di hati manusia,
Tiada yang lebih unggul dari Kasih.
Dan,
Tiada Kasih yang lebih unggul dari Kebijaksanaan.

Pencarian, bagian dari Jawaban.
Perjalanan, bagian dari Tujuan.

Tiada satupun upaya,
Tiada satupun perjuangan,
menuju Pembebasan Tertinggi,
yang pernah sia-sia.

Dengan seluruh kekuatan pernyataan, perenungan,
keyakinan, pemujaan, dan hormat pada Kebenaran-Kebenaran ini

Biarlah dengan seluruh kekuatan Samudera Kebajikan, Samdera Parami,

Seluruh kekuatan Semua Buddha, Semua Dhamma,
Semua Paccekabuddha, Semua Sangha,
Biarlah dengan seluruh kekuatan Niyama yang bermanfaat,

Biarlah saya, biarlah engkau, biarlah semua makhluk
tanpa batas tanpa hingga, di seluruh Semesta Raya,

senantiasa, selamanya, menikmati Kebebasan Sempurna dari

segala duri, segala racun, segala cangkang keras, segala tanduk, segala cakar dan taring,

Biarlah semua,
senantiasa, selamanya, menikmati Kebebasan Sempurna dari

segala penyakit, segala rasa sakit, segala daya perusak, segala bencana dan halangan,

Biarlah semua,
senantiasa, selamanya, menikmati Kebebasan Sempurna dari

segala demam, segala kerinduan, segala hasrat, segala ratap, segala kesedihan,  segala depresi dan apatisme.

Biarlah semua,
senantiasa, selamanya, menikmati Kebebasan Sempurna dari

segala serakah, segala angkuh, segala pandangan salah, segala kemarahan,  segala kekerasan, segala penyesalan,

Biarlah semua,
senantiasa, selamanya, menikmati Kebebasan Sempurna dari

segala ketiadaan harapan,  segala ketiadaan pertolongan, segala kesepian, segala kepahitan, segala kegelapan dan kekejaman,

Biarlah semua,
senantiasa, selamanya, menikmati Kebebasan Sempurna dari

segala malas, segala rasa berat, segala kepengecutan, segala ragu, segala curiga, segala takut, segala kekecewaan, segala keputus-asaan dan frustasi.

Biarlah semua,
senantiasa, selamanya, menikmati Kebebasan Sempurna dari

segala gelisah, segala khawatir, segala bingung, segala ketidaktahuan, segala bodoh, segala stagnansi, segala tangisan dan air mata.

Biarlah saya, biarlah engkau, biarlah semua makhluk
tanpa batas tanpa hingga, di seluruh Semesta Raya,

selamanya, senantiasa bersinar lembut,

berani, sempurna, berkesinambungan dan tanpa pengerahan.

Biarlah semua,
selamanya, terlindungi dengan baik,

dalam atmosfir Kekuatan Penyembuhan dari Kebaikan,

berdiam dalam

atmosfir Kekuatan Transformatif dari Kebijaksanaan.

Tanpa putus, tanpa jeda, tanpa celah, tanpa lengah,
sejak saat ini,

hingga penikmatan Arahatta,

sesegera mungkin, secepat mungkin, dalam saat ini juga,

Sekarang juga.

Biarlah Segala Berkah, selamanya, Beserta.

Photo by Hiu1ebfu Hou00e0ng on Pexels.com